Tapi sebagian dari kita hidup pintar untuk mengetahui
tentang seorang sahabat bernama Jalil. Dia memegang kapak ditangannya dan
ketika ia ingin menebang pohon, dia mendengar “Allahu Akbar” Adzan.
Apa yang ia lakukan?
Dan itu pelajaran pertama yang akan kita pelajari hari ini
Insya Allah.
Kamu harus berubah…..itulah yang kami sampaikan dalam
tulisan ini. Ilmu dan tindakan…..ketika kamu mempelajari sesuatu, kamu
menerapkannya ini menjadi Hujjah (dalil) bagimu.
Jadi sahabat RA itu ketika dia ingin mengampaknnya dia
langsung melepaskannya.
Mulai dari sekarang saudara, ketika kamu mendengar “Allahu
Akbar” Adzan segeralah kamu melepaskan apapun urusanmu, karena jika kamu tidak
melakukannya. Fainnaka Taqol Billisaanil Haqqo Llhu Laisa Akbar karena
jika kamu tidak melakukannya, kamu sama saja berkata dengan tindakn dan
perkataan bahwa Allah tidak Maha Besar.
Film itu lebih besar, pertandingan itu lebih besar, dapatkah
kamu membayangkanya, Subehanallah
Jadi sahabat itu berkata Laa burika Fitriqoti Nuudiya Alaiha
Sssolaati. “ menebang pohon itu tidak diberkati” ketika kamu mendengar Allahu
Akbar, karena melakukan sesuatu yang lain apa yang lebih besar dari pada Allah?
Siapa yang lebih penting dari pada Allah?
Jika kamu mengetahui bagaimana dirimu dalam pandangan Allah
saudara?
Apakah yang ia utamakan?
Ataukah ia harus diingat “ketika aku punya waktu dan tidak
sibuk”?
Mulai sekarang saa kamu mendengar Allahu Akbar tidak ada
yang lebih besar daripada Allah, jadi dia berkata “ bagaimana kamu mencapai
khusyu”? adalah ketika kau berkata Allahu Akbar, kau meresapinya, dan jika kamu
mendengar Adzan, hal itu akan memberikanmu jawaban.
Satu-satunya yang diulang 4 kali adalah Allahu Akbar itu
memberitahumu bahwa Allah Maha Besar.
Allah lebih besar dari siapa?
Dari bosmu, dari pekerjaanmu, dari pasanganmu, dari
anak-anak mu dari apapun. Diulang 4 kali dan jika kamu tidak mendengarnya,
dengarkan apa kalimat setelahnya ASHADU ALLAH ILAHA ILLALLAH apakah kamu
brsaksi dan menyatakan bahwa tidak ada
Tuhan selain Allah? Tidak ada tuhan yang layak disembah selain Allah?
Lalu mengapa kamu menyembah Dollar, Pound dan Rupian (uang)?
Mengapa kamu menyembah bosmu bukan menyembah Allah?
Siapa yang mempunyai kunsi suraga dan neraka?
Siapa yang lebih berarti untukmu?
Siapa yang lebih kamu butuhkan?
Siapa yang akan dating menolongmu?
Siapa yang mengatur takdirmu?
Kamu mengebut dalam shalatmu tapi kamu lupa kalau kamu
mengerjakan shalat dengan mengebut sehingga kamu dapat mendapatkan pekerjaan
atau rizki, atau mendapatkan apapun yang harus kamu dapatkan. Dan kamu telah
lupa bahwa dia yang kau tinggalkan adalah Dia yang mengatur kamu, pekerjaan
atau rezkimu. Jadi bagaimana kamu dapat meninggalkan Dia yang sebetulnya
berkuasa atas urusan darimu? Jadilah lebih pintar saudara, jadi mulai sekarang
ketika kamu mendengarkan Allahu Akbar, Renungkan!e
Tinggalkan urusan duniawi ini sebagaimana kamu meninggalkan sepatumu diluar diraknya, kamu
meninggalkan sepatumu diluar, termasuk kehidupan dan urusan duniawimu, diluar
mesjid. Dibawah sepatumu adalah dunia, artinya tingkat yang lebih rendah. Dan
jika kamu tidak mendengar Allahu Akbar atau ASHADU ALLAH ILAHA ILLALLAH kamu
akan berkata: ASHADU ANNA MUHAMMADA RRASULULLAH apakah ini umatnya Rasulullah
saw? Dapatkah kamu bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah dan kamu masih
menjauhi sunnahnnya? Bagaimana mungkin itu terjadi? Jika kamu tidak
mendengarnya juga, dia memberitahumu secara jelas “ Hayya ala shalah” datanglah
untuk shalat” jika tidak berhasil, jika
kamu masih tidak mengerti


Komentar
Posting Komentar